Ini hanya masalah Mindset

image

Halo kawan, kembali lagi  bersama saya @andieko. Kali ini saya ingin mengulas tentang #mindset. Seringkali kita melihat, mendengar, atau bahkan sampai mengamati fenomena “young on top”. Seorang pengusaha muda dengan omset milyaran rupiah, hidup bermegah – megah, keliling dunia, ataupun kehidupan glamour lainnya. Kita juga sering melihat dan diulas diberbagai media bagaimana cara mereka membangun bisnisnya yang sering kali kyalayak umum menganggapnya gila, brilian, luar biasa, sampai banyak penulis yang mencoba peruntungan dengan menulis berbagai macam tips and trick sukses, kaya raya dalam waktu singkat. Pada akhirnya tidak sedikit orang yang merasa gagal dan kembali ke kehidupan rutinitasnya dan mengerjakan hal yang sama setiap harinya hingga tua.

Anda seorang karyawan dengan usia diatas 45 tahun, berbagai posisi dalam pekerjaan bisa anda raih seperti kepala bagian, manager, general manager. Apakah anda sudah mulai khawatir dengan kehidupan anda, setelah ini saya mau kemana. Setelah menghabiskan waktu sehari hari ditempat kerja, bertemu dengan teman kerja, anak buah, atasan. Setelah itu pulang berkumpul dengan keluarga, bermain, santai, dan lain sebagainya. Tapi dalam benak kita banyak sekali kekhawatiran yang timbul seperti sampai kapan bisa terus bekerja, setelah pensiun mau makan apa, apakah harus bekerja lagi, kalau ada masalah dikantor dan harus resign mau Bekerja dimana lagi dengan usia seperti sekarang ini, atau apabila sudah dianggap tidak produktif lagi bagi perusahaan sehingga dipindah bagian yang kurang nyaman, atau pemikiran yang lainnya sehingga secara disadari atau tidak hal ini akan mengganggu kelangsungan perusahaan yang seharusnya bisa menjawab tantangan jaman dan ketatnya persaingan dunia usaha.

Sebuah perusahaan yang dikendalikan lebih dari 40% karyawan dengan usia diatas 45 tahun maka akan sangat susah memotivasi karyawannya untuk berkembang apalagi harus dituntut ide ide segar dan ditambah persaingan bisnis yang semakin global.

Bagi karyawan level staf sudah berpikir tentang “side job” karena kebutuhan rumah tangga yang semakin besar, sedangkan level management ketakutan untuk dipecat cukup tinggi karena kebutuhan lifestyle yang sudah dirasakan selama ini membuat mereka nyaman. Pada saat perusahaan membutuhkan ide cemerlang, kegigihan dan menjalankan usaha mereka hanya menggugurkan kewajiban karena dibayar.
Apabila perusahaan anda mengalami hal ini berarti sudah fatal, dan siap siap untuk mengalami goncangan yang cukup keras dalam bisnis anda.

Mungkin ini yang saya sebut “ini hanya masalah mindset”. Mindset nyaman bersama karyawan sekian puluh tahun, mindset karyawan yang sudah nyaman dengan semua lifestyle mereka, mindset ketakutan akan dipecat, dan lain sebagainya. Maka saran saya segera lakukan perubahan secara mendasar sebelum cashflow perusahaan anda goyang. Restrukturisasi karyawan, perkokoh pemberdayaan SDM, buatlah jenjang karir yang jelas, observasi kembali bisnis anda dengan korelasi karyawan yang ada, tidak perlu malu dan sungkan untuk belajar kepada orang yang lebih muda atau perusahaan yang lebih kecil tetapi dengan konsep yang lebih matang. Tetap semangat dalam menjalankan bisnis, hilangkan #mindset sudah waktunya generasi berikutnya yang menggantikan saya. Biarkan pewaris anda yang akan mengalahkan anda bukan memberikannya secara cuma cuma.

Saya akan coba ulas beberapa subtopik disini di sesi berikutnya. Dan apabila tidak sepemahan dengan tulisan saya silahkan berkomentar, karena saya juga bukan orang ahli disini. Saya hanya menulis apa yang saya pikirkan saja.

Tagged: ,

2 thoughts on “Ini hanya masalah Mindset

  1. jauhari Maret 26, 2014 pukul 8:44 am Reply

    Waaa Menarik ini ulasannya

    Suka

    • andi Maret 26, 2014 pukul 8:56 am Reply

      Bagaimana menurutmu sam, sungkan aku dikomentari #sangmaster😉

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: