Software Accounting sangat diperlukan sektor bisnis di Indonesia mulai dari UKM sampai perusahaan berskala Multi Nasional. Persaingan antar Software Developer kian marak seiring dengan bermunculan banyak lulusan dari perguruan tinggi berbasis IT. Mengapa nasib para software developer terancam ?
Berikut opini pribadi saya tentang peluncuran Microsoft Office Accounting Professional 2008. Berikut sedikit requirement dari software tersebut :
U.S. version only.
Download size: 225MB
Requirements: Windows XP/2003 Server/Vista
License: FREE. Absolutely no strings attached.
Versi Express dirilis FREE alias GRATIS dan bisa di download disini. Sedangkan versi Professional dijual dengan harga US$199.95 sekitar Rp. 1.881.529,5 (1US$ = Rp. 9.410 rate bca).
Memang dengan beberapa Addons yang memperlengkap feature dari software Office Accounting Professional 2008 ini yang mungkin dibutuhkan oleh perusahaan berskala menengah dan besar, tapi untuk perusahaan dengan karyawan dibawah 100 orang mungkin belum begitu memerlukannya. Hal inilah yang cukup membuat kekhawatiran saya jika saja Microsoft Indonesia gencar sekali mempromosikan software ini. Kemungkinan besar pebisnis melirik software Office Accounting Professional 2008 garapan microsoft ini karena dengan brand yang dibawa sudah membuat orang percaya sebelum mencoba software Office Accounting Professional 2008 ini.
Dengan demikian persaingan antar software developer semakin sengit dengan datangnya pemain berskala besar seperti Microsoft. Ayo para software developer tingkatkan service anda dalam memantain customer dan software yang anda buat sehingga mampu bersaing dengan microsoft. Jika saja para software developer lokal tidak memperhatikan customer dan softwarenya maka siap - siaplah alih profesi dan jangan lagi berbisnis di dunia Software.
Berdasarkan pengalaman, banyak sekali software developer bermunculan baik freelance secara pribadi atau berbentuk badan seperti CV. Setelah memiliki beberapa customer tiba - tiba menghilang dari peredaran dan membiarkan customernya begitu saja. Hal ini membuat citra dunia IT dan software lokal khususnya mempunyai label jelek dan tidak bertanggung jawab atas apa yang dikerjakannya. Sekali lagi saya mengajak kepada para software developer, mari kita tunjukkan bahwa kita para software developer juga sudah mampu dan bertanggung jawab atas produk yang kita luncurkan apalagi dengan embel - embel free subscriptions seperti yang dilakukan oleh banyak vendor asing. Semoga kita mampu berkuasa di negeri kita sendiri dan jangan mau dijajah oleh bangsa lain terutama oleh M$.
PS : Padahal developnya pake produk M$


Januari 8, 2008 at 7:38 am
kayaknya salah satu penyebab maraknya software bajakan ya karena masih mahalnya software2 orisinil semacam itu. ndak heran apabila sekarang bank yang berlari ke software open source kayak linux ubuntu/ *halah*
Januari 8, 2008 at 11:12 pm
Yg berkualitas pastilah diincar, apalagi klo gratis…
Januari 9, 2008 at 4:51 am
@Sawali
itu pasti banyak yang cari mas.
Kalau tentang software bajakan itu karena mental kita sudah terdidik untuk membajak bahkan dengan dalih untuk kemajuan Ilmu Pengetahuan .. ck .. ck .ck..
@Praditya
Bagus dan murah ya
Juni 19, 2008 at 3:03 pm
Yang pasti perusahaan sya tidak memakai MS lagi, jg ga ada urusan ma MS….
MERDEKA……
Juni 19, 2008 at 3:10 pm
Mending ga make MS sama sekali daripada dimata-matai, kan bahaya kalo sampe ngintip neraca.
Hwaahaaa….
MERDEKA INDONESIA….