Arsip untuk Mei, 2006|Halaman arsip bulanan
Wajah & Hati Yang Cantik
Agar wajah selalu segar, berseri-seri dan cantik, cucilah minimal
5 kali sehari dengan air wudhu. Jangan langsung dikeringkan oleh handuk,
biarkan menetes dan kering sendiri. Lalu ambillah sajadah, shalat,
berdzikir, dan berdo’a.
Untuk menghilangkan stress, perbanyaklah ‘olah raga’. Cukup dengan
memperbanyak sholat. Ketika sholat, kita menggerakan seluruh tubuh. Lalu
berkonsultasilah pada Allah SWT dengan dzikir dan do’a-.
Untuk pelembab, agar awet muda, gunakanlah senyum. Tidak hanya di
bibir tapi juga di hati. Jangan lupa bisikkan ‘kata kunci’, “Allahuma
Kamma Hassanta Khalqii Fahassin Khuluqii” (Ya Allah sebagaimana engkau
telah memperindah kejadianku, maka perindah pula ahlaqku). (HR Ahmad).
Untuk punya bibir cantik, bisikkan kalimat-kalimat Allah, tidak
berbohong, atau menyakiti hati orang lain, tidak menyombongkan diri atau
takabur.
Agar tubuh langsing, singset dan mulus, diet yang teratur dengan
berpuasa seminggu 2 kali, Senin dan Kamis. Jika kuat, lebih bagus lagi
puasa nabi Daud AS. Makanlah makanan halal, perbanyak sayuran,
buah-buahan, dan air putih.
Untuk mengembangkan diri, sebarkan salam dan sapaan. Dengan
demikian kita akan banyak dikenal dan disayangi.
” mmmmmhh…bisa?? Insya Allah… (“,)”
Beranalogi saja …

Mari kita beranalogi ria tentang hak dan kewajiban.
Seperti layaknya kita seorang pekerja akan menuntut haknya 100% apabila kita sudah menunaikan kewajiban kita minimal 100% ato lebih. Dan biasanya menjadikan nilai tambah tersendiri kepada pihak pemberi jika kita memberikan sesuatu yang lebih dari kewajiban yang telah kita selesaikan, Normal bukan.
Sekarang kita kilas balik terhadap Tuhan, apakah kita sudah menunaikan kewajiban kita 100% atau lebih bahkan (apa mungkin) ? Setelah itu kita baru menuntut hak kita. (Surat Al-Fatihah : 4).
Aku pernah mendengar guru ngajiku dulu ceramah tentang Tuhan, "bahwa Keagungan Tuhan itu tidak dipengaruhi oleh makhluknya, meski seluruh makhluknya sujud dan memujinya sejak Alam diciptakan sampai Akhir Jaman maka Keagungan Tuhan tidak akan bertambah atau seluruh makhluknya Durhaka terhadap-Nya maka Keagungan-Nya tidak akan berkurang. Seumpamanya Rahmat Tuhan seluas samudera, maka yang diberikan kepada makhluknya tidak lebih dari setetes air yang diambil dari ujung jarum yang diclupkan di samudera itu dan menetes. Itu untuk seluruh makhluknya".
Walah kebayang gak, dan klo kita analogikan seperti pekerjaan diatas, masih pantaskah kita menuntut hak kita kepada Tuhan ? Sedangkan Nikmat yang diberikan Tuhan kepada kita tak terhitung nilainya.
Belajar menjadi Hamba
Ibrahim bercerita, "Suatu kali aku membeli seorang budak.
'Siapa namanmu?' tanyaku.
"Terserah bagamana Tuan memanggilku,' jawabnya.
'Apa makananmu?'
'Apa yang Tuan berikan kepadaku.'
'Apa yang engkau kenakan?'
'Pakaian apa pun yang Tuan berikan.'
'Apa yang engkau kerjakan?'
'Apa yang Tuan perintahkan.'
'Apa yang engkau inginkan?' tanyaku.
'Apa hubungannya seorang hamba dengan keinginan,' ia menjawab.
'Celakalah engkau,' kataku pada diriku sendiri, 'sepanjang hidupmu, engkau adalah seorang hamba Allah. Nah, sekarang belajarlah bagaimana menjadi seorang hamba!'
Aku pun menangis sejadi jadinya lalu jatuh pingsan
Komentar (16)
Komentar (1)
Tinggalkan sebuah Komentar